Minggu, 09 Juni 2013

Tips dan Trik Menghadapi UAS


Tips menghadapi UAS
1. Usahakan dari jauh-jauh hari kita baca buku terlebih dahulu,ingat kita dituntut baca aja dulu bukan untuk menghapal.Karena kalau semakin sering kita membaca maka semakin kita hapal dengan materi-materi tersebut.

2. Latih kemampuan kita dengan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tersedia dibuku kita.

3. Uji terus kemampuan dengan soal-soal sampai anda bisa dalam menjawab pertanyaan-pertanyaannya,kalau anda menghadapi kesulitan dalam menjawabnya,jangan takut untuk bertanya kepada guru mata pelajarannya.

4. Jagalah kesehatan anda,karena kalau anda sakit semua pengorbannan akan sia-sia

Trik menghadapi UAS

1. Yakinkan diri anda bahwa anda adalah orang yang terbaik dikelas anda dan anda siap untuk menjawab soal-soal dengan mudah.

2. Jauhkan pikiran anda dengan kata menyontek.

3. Kerjakan yang mudah dulu dan jangan terpukau kepada soal-soal yang susah, jadi kalau ada soal yang susah anda jangan menghabiskan banyak waktu untuk menjawabnya cari soal yang mudah dulu untuk dikerjakan.

4. Jangan tegang saat mengahadapi soal-soal.Dan yang paling penting adalah kita berdoa kepada tuhan kita sebelum dan sesudah kita Ujian.

5. Jikalau ada penjaga yang galak biasanya mbak-mbak "itu" biarkan saja, anggap saja angin yang berlalu.

6. Jangan lupa berdoa agar mendapat tempat duduk yang strategis

7. Jangan lupa Minta doa restu orang tua, insya allah doa orang tua mujarab beut!!!!!!!

Semoga dengan beberapa tips&trik sederhana tersebut kita dapat mengahadapi UAS dengan mudah dan dapat mengerjakannya dengan tenang tanpa ada yang perlu ditakuti. Selamat belajar dan berjuang teman-temanku.

CEMUNGUDH!!!!!!!!!!!

Apa itu Fuel Cell ???

Lama sudah tidak ngepost tulisan, kali ini kita akan membahas tentang Fuel Cell. Fuel Cell atau Dalam Bahasa Indonesianya Sel Bahan Bakar  adalah sel dimana energi kimia dari bahan bakar diubah langsung menjadi energi listrik. Fuel Cell yang paling sederhana megoksidasi hidrogen membentuk air dengan elektroda nikel berpori, Gas Hidrogen diposisikan pada bilik yang berisi katoda berpori dan oksigen diposisikan pada bilik anoda berpori. Kemudian kedua elektroda dipisahkan oleh bilik ketiga yang berisi elektrolit alkali panas, contoknya larutan KOH. Penggunaan elektroda berpori untuk memudahkan gas bereaksi dengan elektrolit, dengan nikel sebagi katalis juga. reaksi yang terjadi pada katoda yaitu hidrogen bereaksi dengan ion hidroksi membentuk air, dengan melepaskan 2 elektron per molekul hidrogen. dengan reaksi :
H2 + 2OH-  -->  2H2O  + 2e
Pada Anoda, oksigen bereaksi dengan air, mengambil elektron, membentuk ion hidroksida, dengan reaksi :
1/2O2 + H2O + 2e --> 2OH-
Elektron mengalir dari katoda ke anoda melewati rangkaian luar sebagai arus listrik. Alat ini merupakan penguabah energi listrik yang efisien dibandingkan motor kalor, penggunaanya terus dikembangkan akhir-akhir ini.
  

Kamis, 07 Februari 2013

Ciri Khas Lithium


1. Lithium dapat menunjukkan karakter kovalen yang besar, dikarenakan memiliki Polarising Power yang      besar pada ion Li+
2. Lithium membentuk oksida normal ketika dibakar dalam oksigen dimana anggota Grup I yang lain membentuk peroksida dan superoksida
3. Lithium adalah satu-satunya logam alkali yang membentuk sebuah nitrida (Li3N) ketika dipanaskan dalam nitrogen dan juga membentuk sebuah karbida (Li2C2) ketika dipanaskan dengan graphite
4. Beberapa garam Lithium seperti Karbonat, Phospat, dan Flourida mempunyai kelarutan yang sangat rendah dalam air. Kristal garam Lithium yang lain membentuk Hidrat (Higroskopik)
5. Lithium membentuk banyak senyawa organometalic yang stabil
6. Lithium nitrat terurai secara langsung menjadi oksida sedangkan yang lain membentuk MNO2 (M=Na, K, Rb, dan Cs)
7. Lithium hidrat stabil meskipun dipanaskan sampai 900C sedangkan yang lain terurai diatas suhu 400C 

Video Reaksi Lithium dengan Air
 Source : http://www.youtube.com/
              Inorganic Chemistry by Atkins and Harve


Senin, 21 Januari 2013

Molecular Docking


Molecular Docking

Molecular docking merupakan suatu metode komputasi yang digunakan untuk menggambarkan interaksi antara suatu molekul sebagai ligan dengan suatu reseptor atau protein. Reseptor atau target pada proses docking dapat diperoleh dari hasil eksperimen seperti NMR dan Kristalografi Sinar X ataupun hasil homologi modeling. Molecular docking sebagai salah satu metodologi dalam structure-based virtual screening, dimulai pada awal tahun 1980-an. Secara umum, tujuan dari studi docking adalah membuat  pemodelan struktur yang akurat dan prediksi aktivitas yang tepat.

Pada proses docking, molekul-molekul yang terlibat dapat dianggap sebagai atom-atom, permukaan, atau grid yang mewakili molekul tersebut. Proses docking terdiri atas beberapa tahap yang kompleks. Proses ini diawali dengan penerapan docking algorithm yang memposisikan ligan pada sisi aktif dengan konformasi tertentu dan urutan pencarian konformasi tertentu, kemudian scoring function yang melengkapi docking algorithm akan mengevaluasi konformasi dengan melakukan perhitungan berdasarkan sifat fisikokima untuk memperoleh struktur molekul yang optimal. Berdasarkan proses tersebut, suatu program molecular docking merupakan kombinasi dari scoring function dan docking algorithm.

Source : Arry. http://kombiomed.blogspot.com/2011/10/dc-molecular-docking.html. diakses pada tanggal 21-01-2013

Berbagai Bentuk Visual Dengan Software Yasara


Visualisasi Hasil Docking Menggunakan Pymol


Laman